Hasil Pertandingan Swiss vs Perancis: Skor 0-0

Narayana 734 - Pertandingan terakhir Grup A mempertemukan Swiss melawan tuan rumah Perancis. Laga ini digelar di Stade Pierre Mauroy pada hari Senin (20/06/2016).

Pertandingan perebutan puncak klasemen Grup A ini berjalan taktis sejak awal. Meski kerap menyerang dan menciptakan banyak peluang, Perancis dan Swiss cuma bisa bermain imbang tanpa gol.

Di luar dugaan, Swiss langsung tampil menghentak dan mengancam gawang Perancis secara bertubi-tubi pada 10 menit pertama. Permainan rapi dan cepat Swiss nampaknya membuat Perancis terkejut dan harus menyesuaikan diri untuk menghadapinya.

Setelah menahan gelombang serangan Swiss, Perancis mulai mengancam. Ancaman pertama datang lewat Paul Pogba pada menit ke-17. Tembakan keras Paul Pogba dari luar kotak penalti hanya membentur gawang saja.

Prancis semakin nyaman menguasai bola dan Swiss lebih banyak bertahan di sisa babak pertama. Kinerja apik Yann Sommer juga membuat gawang Swiss tetap perawan sampai jeda.

Pada babak kedua, permainan Swiss menjadi lebih terorganisir. Mereka mampu mengalirkan bola dengan lebih lancar dibanding Perancis. Meski demikian, mereka tetap kesulitan membawa bola ke depan gawang Hugo Lloris.

Di sisi lain, Perancis menunjukkan permainan direct football. Transisi dari bertahan ke menyerang Perancis begitu cepat sehingga membuat Swiss tak bisa nyaman meninggalkan pertahanan.

Lini depan Perancis tumpul, Didier Deschamps mulai menurunkan beberapa pemain andalannya. Masuknya Dimitri Payet memaksa Paul Pogba turun lebih dalam. Payet pun mempu mengancam namun tembakannya kembali menghajar mistar gawang Swiss.

Sampai laga berakhir, skor imbang tanpa gol tetap bertahan. Dengan hasil ini, Perancis menjadi juara Grup A sementara Swiss berada di peringkat kedua dan Albania di posisi tiga.

Susunan Pemain Swiss: Sommer; Lichtsteiner, Schar, Djourou, Rodriguez; Behrami, Xhaka; Shaqiri (Fernandez, 79'), Dzemaili, Mehmedi (Lang, 87'); Embolo (Seferovic, 75').

Susunan Pemain Perancis: Lloris; Sagna, Rami, Koscielny, Evra; Sissoko, Cabaye, Pogba; Coman (Payet, 63'), Gignac, Griezmann (Matuidi, 79').

Bola

Unggah Pose Ini, Ria Ricis Dikritik Pedas

(Instagram Riaricis1795)
Narayana 734 - Selebgram Ria Ricis mendapat kritikan dari netizen lantaran salah satu postingannya di akun instagramnya.

Ia mengunggah foto dengan pose yang aneh bersama teman-temannya. Postingan itu juga disertai dengan caption potongan arti surat Al Quran.

"Keluarga @genwhy_ttv. Kami bahagia! Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaiki hubungan) antara saudaramu itu. QS Al Hujurat: 10," tulis Ria Ricis di akun Instagram-nya, riaricis1795.

Sejumlah netter yang melihat postingan tersebut menganggap pose Ria Ricis tidak pantas disandingkan dengan ayat Al Quran. Mereka mengkritik gadis cantik itu dengan komentar cukup pedas.

"Sebenernya sangat disayangkan liat sikap sm penampilan kakak, kakak pasti ngerti bagaimana mencerminkam seorang muslimah dan panutan bagi penggemarnya, masalah sifat kakak yang emang kaya gitu coba buat lebih dikontrol saja kak, inget mengingatkan itu berbeda dengan menghujat," tulis fanytifany, salah satu netizen.

Dream

Risiko Kematian Akibat Selfie Lebih Tinggi Dibanding Serangan Hiu

Perbandingannya adalah 12:8
Narayana 734 - Siapa yang tidak pernah melakukan selfie? Pasti hampir semua orang di dunia pernah melakukan selfie. Tidak sedikit juga masyarakat memilih melakukan hal yang membahayakan diri mereka demi mendapatkan hasil foto terbaik untuk di share di sosial media.

Sebuah studi yang dilansir brilio.net dari iflscience.com, Jumat (25/9/2015) menyebutkan bahwa jumlah "kecelakaan" yang diakibatkan selfie bertambah dua kali lipat tahun ini. Bila dibandingkan dengan kematian yang disebabkan oleh kematian akibat serangan hiu maka perbandingannya adalah 12:8.

Banyak orang saat ini memilih untuk selfie di tempat-tempat yang salah atau pada situasi yang tidak tepat. Sebut saja kasus pria Spanyol yang nekat selfie pada acara festival banteng, maupun dua pria Rusia yang mencoba berfoto saat ada letusan granat.

Oleh karena itu ada baiknya masyarakat berpikir dua kali saat akan menenggelamkan diri mereka dalam bahaya. Karena keselamatan memang lebih penting daripada sekadar mendapat banyak like di sosial media.

Brilio

Dihujat Gara-Gara Jual Spaghetti Daging Anjing

Spaghetti daging anjing. ©2013 Merdeka.com/weirdasianews.com
Narayana 734 - Sebuah restoran Italia di Incheon, Caffe Tiamo, mendapat tekanan dari berbagai pihak karena berusaha memperkenalkan menu spaghetti berbahan daging anjing.

Menu yang diberi nama spaghetti alla carne ini berhasil menyebabkan badai di internet yang membuat para netizen, baik online maupun offline, menuntut penarikan segera menu tersebut.

Tekanan itu akhirnya membuat sang pemilik restoran harus menyerah pada tuntutan para netizen dan meminta maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

Pemilik restoran kemudian menyampaikan pesan berikut lewat media, "Koki kami terlalu bersemangat untuk menciptakan resep baru, namun sayangnya banyak orang yang merasa tidak setuju dengan itu, kami minta maaf atas ketidaknyamanan ini dan berjanji tidak akan menggunakan daging anjing mulai sekarang."

Setelah kejadian itu, para netizen yang menghujat restoran itu kemudian berusaha untuk mengumpulkan ribuan dukungan komentar di Naver, salah satu situs portal utama di Korea Selatan.
photo by weirdasianews.com
Sebagaimana dilansir weirdasianews.com (10/7/2013), sebaliknya, para komentator di Naver justru membela restoran tersebut dan tidak setuju dengan tuntutan penghapusan menu spaghetti berbahan daging anjing. Menurut Anda sendiri bagaimana? Setuju atau tidak?

Merdeka

Gadis Bunuh Diri, Orang-Orang Malah Sibuk Memotretnya

Foto: copyright thinkstockphotos.com
Narayana 734 - Setiap orang bisa membuat keputusan gegabah saat berada di kondisi kritis. Entah itu saat menghadapi masalah atau ketika mengalami stres berat. Jika tak bisa berpikir jernih, bunuh diri pun dijadikan sebuah jalan keluar untuk keluar dari masalah. Dan jalan bunuh diri inilah yang dipilih oleh seorang gadis di Guangxi pada hari Sabtu (6/12/2014) lalu.
Gadis ini berniat bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan. | Foto: copyright online.thatsmags.com
Dilansir dari online.thatsmags.com, gadis berbaju kuning tersebut terlihat berdiri di pinggir jembatan. Aksi tersebut lantas membuat banyak orang penasaran dan akhirnya mengerumuninya. Ada juga sejumlah polisi yang ikut berjaga-jaga di sana.

Gadis tersebut sempat terlihat menelepon seseorang selama dua menit sebelum akhirnya lompat dari jembatan. Entah siapa yang diteleponnya tersebut. Dan reaksi orang-orang yang berada di dekatnya sungguh mengejutkan. Bukannya mencoba untuk mencegah aksi bunuh diri gadis tersebut, mereka malah sibuk memotret aksi bunuh dirinya dengan kamera ponsel masing-masing.
Namun, orang-orang di sekitarnya malah sibuk memotret aksi gadis ini. | Foto: copyright online.thatsmags.com
Seorang saksi memberi keterangan bahwa ada seseorang dalam kerumunan yang menelepon dan meminta bantuan kapal terdekat untuk menyelamatkan gadis tersebut. Saat sang gadis tersebut benar-benar terjun ke dalam air, tak lama kemudian sebuah kapal penduduk mendekat dan mencoba untuk menyelamatkan gadis itu.
Kapal penduduk yang gagal menyelamatkan gadis tersebut. | Foto: copyright online.thatsmags.com
Namun karena memang kapal itu bukan kapal penyelamat, kapal itu hanya memutari tubuh gadis yang sudah tenggelam. Terlihat sangat sulit untuk menjangkau tubuh gadis itu. Setelah 10 menit berlalu, gadis itu terlihat sudah tenggelam, hanyut, dan menghilang.

Sobat, memang kita tak pernah tahu rasa sakit dan pedih yang dirasakan orang lain. Di samping setiap orang pun punya hak untuk mengatasi rasa sakit dan mencari solusi dari masalahnya sendiri. Hanya terkadang sifat egois kita terlalu mendominasi dan lebih memikirkan diri sendiri.

Seperti yang terjadi dalam aksi bunuh diri gadis ini. Bisa saja ia memang mengalami masalah berat. Dan kalau saja ada orang yang mau memberikan sedikit perhatian dengan mencegahnya melakukan aksi tersebut, bukan tak mungkin ia akan kembali menemukan harapan baru dan berani untuk hidup kembali. Namun, lagi-lagi semua kembali pada keputusan masing-masing. Bagaimana menurut Anda?

Vemale