Penampakan Hantu Tak Berwajah Yang Menggemparkan Kota Solo (Foto)

Narayana 734 - Penampakan Hantu kembali menghebohkan warga, kali ini giliran Karyawan dari sebuah perusahaan tekstil di Solo. Hantu itu berperawakan perempuan tanpa wajah dengan rambut panjang dan memakai pakaian putih-putih.

Menurut karyawan di perusahaan tekstil tersebut, foto itu diambil di sebuah gudang secara tidak sengaja. Foto itu diambil pertama kali dalam rangka perbaikan infrastruktur di perusahaan tersebut.

Foto penampakan Hantu Tanpa Wajah itu diambil di siang hari dengan menggunakan kamera digital.Yang mengambil foto tersebut pertama kali tidak tahu bahwa foto tersebut terdapat penampakan seorang perempuan berambut panjang dengan menggunakan pakaian putih-putih.

Namun setelah foto itu dilihat oleh orang lain, nampaklah penampakan seorang hantu perempuan yang berambut panjang. Dan kabar penampakan hantu perempuan tersebut langsung tersebar ke karyawan di perusahan tersebut. Foto itu pun juga langsung tersebar ke ponsel masing-masing karyawan.

Percaya tidak percaya tapi ini nyata bukan sebuah rekayasa, Kalau percaya ini dia foto Hantu Perempuan yang menggegerkan Karyawan di Perusahaan Tekstil di Solo tersebut.
lagugeol.blogspot.com

Foto Kecelakaan Parah Saat Kerja

Narayana 734 - Kecelakaan kerja memang sering terjadi, namun apa jadinya bila kecelakaan kerja ini sampai merengut korban jiwa? Pada gambar ini terlihat kecelakaan kerja yang dialami karyawan pabrik perusahan manufacturing pada tahun 2002 di Semarang. Maka berhati-hatilah dalam bekerja, ingat kedisiplinan itu penting. 


NB: Gambar dibawah mengandung konten kekerasan, harap segera meninggalkan halaman ini apabila anda tidak punya nyali!!!
lagugeol.blogspot.com

Wah, Ada Jin Digugat Ke Pengadilan

Narayana 734 - Satu keluarga di Arab Saudi mencoba untuk menggugat Jin kepengadilan setempat. Mereka menuntut sebuah jin dengan tuduhan pencurian dan pelecehan. Tidak main-main, kasus itu mereka adukan ke pengadilan syariah di Kota Madinah.

Menurut keluarga tersebut, jin itu mengganggu kehidupan mereka dengan mengirimkan ancaman melalui layanan pesan suara, mencuri telepon seluler, dan melempari mereka dengan bebatuan saat mereka meninggalkan rumah di malam hari.

Kepala pengadilan Sheikh Amr Al Salmi mengatakan sedang menyelidiki tuntutan ini. "Kami harus memverifikasi kebenaran kasus ini, bagaimana pun sulitnya," kata Al Salmi kepada harian lokal Al-Watan seperti dikutip laman stasiun televisi CNN, Senin 13 Juli 2009.

Al Salmi mengatakan kasus ini menarik karena penuntut bukan hanya satu orang, melainkan seluruh anggota keluarga. Keluarga yang telah tinggal di Madinah selama 15 tahun ini mengaku merasakan keberadaan makhluk halus dua tahun lalu. Selama penyelidikan, keluarga tersebut dipindahkan ke tempat tinggal sementara.

"Awalnya kami mendengar suara aneh dan mengabaikannya, namun hal-hal yang lebih aneh lagi mulai terjadi dan anak-anak mulai ketakutan," kata kepala keluarga yang tidak mau disebut identitasnya.

Dalam kepercayaan Islam, jin atau makhluk halus lainnya diakui keberadaannya. Jin tidak hanya bagian dari cerita 1001 Malam namun juga disebutkan dalam Al Quran.
apa-aja.blogspot.com

Dr Boyke Bantah Lakukan Malpraktik

Narayana 734 - Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI) merekomendasikan kepada Konsil Kedokteran Indonesia (KKI) untuk membekukan Surat Tanda Registrasi (STR) dokter Boyke Dian Nugraha selama 6 (enam) bulan. Keputusan tersebut ditetapkan dalam sidang MKDKI yang berlangsung Kamis (17/11/2011) kemarin di Jakarta.
Seperti diungkapkan Kepala Bagian Hukum MKDKI Budi Irawan, MKDKI memutuskan memberikan sanksi administratif kepada dr Boyke berupa pembekuan izin untuk melakukan praktik selama 6 bulan ke depan.
Dokter spesialis kandungan dan seksolog ini dinilai telah melakukan pelanggaran disiplin setelah mendapatkan pengaduan dari seseorang pasien asal Jambi yang merasa telah dirugikan.
"Ini sudah menjadi keputusan final majelis, izin praktiknya di-suspend atau dibekukan selama enam bulan," ujarnya.
Budi menambahkan, dalam sidang terungkap bahwa Dr Boyke tidak dapat menunjukkan surat izin praktik (SIP) yang merupakan salah satu syarat utama melakukan pelayanan kepada pasien.
"Menurut temuan mejelis, dia tidak bisa membuktikan dalam sidang bahwa dia punya SIP. Sedangkan dalam UU Praktik Kedokteran disebutkan, selain harus punya STR (surat tanda registrasi), dokter juga harus mempunyai SIP yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten atau Kota tempat dia berpraktik," imbuhnya.
Sidang MKDKI Kamis kemrain juga menjatuhkan sanksi kepada seorang dokter yang merupakan rekan dr Boyke. Namun sanksi yang dijatuhkan lebih ringan yaitu empat bulan.  
Bantah malpraktik
Sementara itu, dalam keterangan kepada para wartawan, Kamis malam, Boyke membantah kalau pembekuan izin oleh MKDKI karena dirinya melakukan malpraktik. 
"Tidak ada mal praktik. Ini hanya pelanggaran disiplin karena saya tidak melakukan perpanjangan ijin praktek," kata Boyke di tempat prakteknya di kawasan Tebet.
Ia menuturkan, kasus ini bermula pada tahun 2008. Ketika itu, ia didatangi seorang pasien berinisial "S". Pasien ini datang jauh-jauh dari Jambi ke tempat prakteknya (Klinik Pasutri) dalam kondisi sakit.
Si pasien kala itu meminta bantuan kepada Boyke untuk mengobati penyakit kista yang diidapnya. Melihat kondisi pasien yang sudah tidak berdaya, kata Boyke, akhirnya ia pun menyanggupi untuk memberikan bantuan.   Boyke lalu merujuk si pasien ke Rumah Sakit Kanker Dharmais untuk menjalani operasi pengangkatan kista. Tapi si pasien menolak. Menurut Boyke, aasien hanya mau dioperasi jika ditemani dirinya.
Akhirnya Boyke pun merujuk pasien ke Rumah Sakit Gandaria di Jakarta Selatan. "Saya merujuk ke sana soalnya ada adik ipar saya, jadi lumayan gampang dapat ijin masuk ke ruang operasi. Saya pun mendampingi ibu itu bersama tim dokter dari Rumah Sakit Gandaria," terangnya.
Boyke menyatakan, saat itu dirinya hanya menemani si pasien dan tidak ikut melakukan tindakan. "Kesalahan saya waktu itu, saya ikut mendampingi. Jadi saya dituduhnya ikut operasi. Padahal, saya disana cuma temanin dan itu juga atas perminta pasien," ucapnya.
Selepas menjalani operasi di RS Gandaria, beberapa hari kemudian pasien mengalami komplikasi dan kondisinya memburuk dan kembali menjalani operasi di RS. Pondok Indah.
Mendengar kabar tersebut, Boyke menyempatkan diri bertemu si pasien, tetapi kali ini dia tidak ikut masuk ke ruang operasi. "Hasil operasinya pun berjalan lancar dan ia akhirnya sembuh," katanya.
Kasa tertinggal
Saat disinggung tentang adanya kasa yang tertinggal di dalam tubuh pasien, Boyke mengaku dirinya  tidak tahu menahu.
"Katanya ada kasa. Tapi saya tidak tahu kasa itu dari mana. Apakah dari operasi yang dulu-dulu. Ataukah dari operasi yang baru kita kan nggak tahu," jelasnya.
Boyke mengatakan, perhitungan kasa sewaktu pasien melakukan operasi di RS. Gandaria sudah tepat. Sehingga tidak mungkin jika ada kasa yang tertinggal. Sebelum menjalani operasi di RS. Gandaria, pasien, kata Boyke sebelumnya juga pernah menjalani operasi di RS. Cikini. "Masa kita mau ninggalin kasa sih," keluhnya.
Terkait ancaman sanksi disiplin berupa pencabutan Surat Tanda Registrasi (STR) oleh KKI, Boyke mengaku bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan melakukan pembelaan.
"Saya biasa-biasa saja karena keputusan ini belum final dan masih harus ke IDI dan Kemenkes. Saya juga pasti menghadap ke IDI dan melakukan pembelaan. Saya bukannya tidak punya ijin praktik, saya sudah ngurus tapi belum keluar karena prosesnya lama," katanya.
Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini juga mengeluhkan soal berbelitnya pengurusan SIP. Ia mengaku sudah mengurus surat ijin praktek sejak tahun 2007, tapi sampai sekarang belum bisa memerolehnya.
"Jangankan ijin praktek, Sekarang STR saja banyak dokter yang nggak punya, karena persyaratannya yang ribet. Ditambah lagi kesibukan saya juga banyak," tandasnya.

SEA Games (Sepak Bola) - Indonesia Tantang Malaysia di Final

Narayana 734 - Indonesia akan menantang Malaysia pada babak final SEA Games 2011 setelah di semifinal mampu mengalahkan Vietnam 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu malam. 
Gol Indonesia tercipta lewat kaki Patrich Wanggai menit 51 dan Titus Bonai menit 88. 
Indonesia yang ditargetkan merebut medali emas SEA Games 2011 langsung bermain agresif sejak awal babak pertama Bahkan, tim Garuda Muda itu langsung menggebrak pertahanan lawan dengan serangan mengarah ke gawang. 
Tekanan keras tuan rumah lewat duet Patrich Wanggai-Titus Bonai membuat pemain belakang Vietnam, Lam Anh Quang melakukan pelanggaran keras sehingga wasit Kim Jong Hyeok harus mengeluarkan kartu kuning pertamanya. 
Peluang pertama Indonesia terjadi pada menit 19. Hanya saja tendangan bebas Egi Melgiansyah dari luar kotak penalti masih bisa ditangkap penjaga gawang Vietnam, Tran Buu Ngoc. 
Selanjutnya tendangan keras Titus Bonai pada menit 23, hanya saja kembali ditepis penjaga gawang lawan. 
Benturan keras yang terjadi didepan gawang Vietnam setelah menepis tendangan Titus Bonai membuat Tran Buu Ngoc terkapar sehingga harus mendapatkan perawatan medis. 
Upaya menjebol gawang terus dilakukan oleh Egi Melgiansyah dan kawan-kawan. Tekanan demi tekanan terus dilakukan hanya saja belum membuahkan hasil. Begitu juga dengan serangan balik cepat Vietnam. Hingga babak pertama usai kedudukan tetap 0-0. 
Memasuki babak kedua hujan turun dengan lebat. Namun hujan itu malah menambah semangat timnas Garuda Muda. Terbukti Titus Bonai yang mampu melepaskan diri dari pengawalan pemain belakang Vietnam langsung menakan, hanya saja tendangannya masih melenceng disisi kanan gawang lawan. 
Upaya Indonesia untuk menciptakan gol baru bisa terjadi pada menit 51. Tendangan bola mati oleh Patrich Wanggai tidak bisa dibendung oleh penjaga gawang Vietnam sehingga mengubah kedudukan menjadi 1-0. 
Setelah unggul 1-0 tempo permainan yang diperagakan oleh anak asuh Rahmad Darmawan itu terlihat diturunkan. Kesempatan itu langsung dimanfaatkan oleh anak Falko Gerd Gotz. Hanya saja upaya menyamakan tidak berhasil. 
Memasuki akhir babak kedua permainan semakin keras. Terbukti banyak pemain berbenturan sehingga harus mendapatkan perawatan dari medis. Tekanan yang diberikan timnas membuah hasil. Titus Bonai mampu menggandakan kedudukan pada menit 88 sehingga mengubah kedudukan menjadi 2-0. 
Vietnam terus berusaha mengejar ketertinggalannya. Hanya saja hingga peluit panjang tanda pertandingan ditiup wasit asal Korea itu kedudukan tetap 2-0 untuk kemenangan Indonesia dan berhak lolos ke final melawan Malaysia, Senin (21/11). 
Berikut susunan pemain Indonesia : Kurnia Meiga (gk), Hasim Kipuw, Gunawan Dwi Cahyo, Abdul Rahman, Diego Michiles, Oktovianus Maniani, Mahardiga Lasut, Egi Melgiasyah (c)/Hendro Siswanto, Andik Vermansyah, Patrich Wanggai (KK) dan Titus Bonai. 
Adapun pemain Vietnam : Tran Buu Ngoc (gk)(KK), Au Van Hoan/Duong Thand Hoa, Ngo Hoang Thinh(KK)/Le Hoang Thien, Hoang Dinh Tung/Nguyen Tuan Anh, Nguyen Trong Hoang, Le Phan Thang, Nguyen Phan Quyet, Chu Ngoc Anh, Truong Huynh Phu (KK), Pham Than Luong (c) dan Lam Anh Quang.
antaranews.com