Pemandu Sorak Seksi di Olimpiade 2012 (Foto)

Narayana 734Pemandu sorak menjadi hiburan wajib di banyak pertandingan olahraga. Termasuk di Olimpiade London 2012.
Yahoo

Mengenal Kode Tangan di Voli Pantai (Foto)

Narayana 734Kode tangan dalam cabang olahraga voli pantai sangat penting. Fungsinya untuk melakukan komunikasi dengan sesama rekannya yang berdiri di belakang. Apa saja arti kode dalam voli pantai?
Pemain Cina, Chen Xue memberi isyarat dua telunjuk ke bawah yang berarti meminta rekannya bersiap melakukan blok menyilang bola dari lawan.
Tangan kanan mengepal artinya jangan blok bola dari lawan di sebelah kanan.
Tangan mengepal artinya meminta rekan untuk tidak melakukan blok bola dari lawan.
Kode ini artinya, blok bola yang mengarah ke arah kanan lapangan sendiri.
Pemain Spanyol, Liliana Fernandez memberikan kode jari telunjuk ke bawah. Artinya ialah pemain yang berperan sebagai bloker melakukan blok terhadap spike dari tim lawan, dengan mengarahkan blok tersebut di bawah garis atau ke arah spiker tim lawan.
Kode ini artinya blok semua bola dari lawan.
Yahoo

8 Pebulu Tangkis yang Didiskualifikasi dari Olimpiade 2012 (Foto)

Narayana 734 - Delapan pemain bulutangkis dunia ini didiskualifikasi karena bermain tidak sungguh-sungguh dan melanggar nilai sportivitas.
Ini dia delapan pemain bulutangkis yang didiskualifikasi. Yu Yang/Wang Xiaoli (Cina/kiri atas), Jung Kyung-eun/Kim Ha-na (Korea Selatan/kanan atas), Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea Selatan/kiri bawah), dan Meiliana Jauhari/Greysia Polii (Indonesia/kanan bawah).
Greysia Polii dan Meiliana Jauhari sedang berbincang dengan pelatihnya saat laga melawan ganda Korea Selatan, Jung Eun Ha dan Min Jung Kim, Selasa (31/7).
Greysia Polii (kanan) dan Meiliana Jauhari.
Pemain Korea Selatan, Ha Jeung-un dan Kim Min-jung.
Kepala wasit Torsten Berg memperingatkan ganda Korea Selatan, Jung Eun Ha dan Min Jung Kim untuk bermain dengan serius.
Pasangan Korea Selatan, Jung Kyung-eun dan Kim Ha-na.
Seorang panitia berbicara kepada Greysia Polii/Meiliana Jauhari dan ganda Korea Selatan, Jung Eun Ha/Min Jung Kim.
Kepala wasit Torsten Berg memegang kartu hitam sebagai tanda mengeluarkan keempat pemain dari turnamen.
Yu Yang (kiri) dan Wang Xiaoli.
Yahoo

Guyonan Acara Sahur Dinilai Melecehkan

Narayana 734Dua program acara sahur, yakni Waktunya Kita Sahur (TransTV) dan Kampung Sahur Bejo (RCTI) mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Masing-masing dipersoalkan karena menayangkan adegan melanggar norma kesopanan dan kesusilaan.
Adegan guyonan mereka dinilai melecehkan orang dengan kondisi fisik tertentu atau orang dengan orientasi seks dan identitas gender tertentu.
Komisioner Bidang Isi Siaran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Nina Mutmainnah Armando mengatakan, pihaknya telah menegur secara tertulis kepada dua stasiun televisi tersebut. Mereka dinilai melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran Tahun 2012.
"Biasanya yang sering jadi bahan ejekan orang yang pendek atau bergigi maju," kata Nina Mutmainnah di Jakarta, Senin (30/07).
Selain itu, kedua acara sahur tersebut juga melanggar norma kesopanan dan kesusilaan serta perlindungan hak anak. KPI menyertakan bentuk-bentuk pelanggaran yang mereka lakukan, sebagai bahan introspeksi.
"Jika pelanggaran seperti ini terjadi lagi setelah adanya teguran, KPI akan menjatuhkan sanksi atau memberhentikan siaran tersebut," ujarnya.
Nina menegaskan stasiun televisi harus memiliki kesadaran sensor internal untuk mencegah terjadinya pelanggaran dalam acara-acara yang ditayangkan.
"Kami bukan lembaga sensor jadi kami hanya dapat mengawasi, menegur, dan memberikan sanksi jika terjadi pelanggaran," katanya. (kapanlagi.com)

Ganda Putri Indonesia Didiskualifikasi dari Olimpiade 2012

Narayana 734Delapan pemain bulutangkis dunia, termasuk dua pemain Indonesia, Meiliana Jauhari dan Greysia Polii didiskualifikasi dari Olimpiade 2012.

Mereka didiskualifikasi oleh Federasi Bulutangkis Dunia (Badminton World Federation-BWF) karena terbukti bermain tidak sungguh-sungguh di laga terakhir penyisihan grup Selasa (31/7) lalu untuk mendapatkan lawan yang dianggap 'ringan' di perempat final. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Kontingen Indonesia, Erick Tohir, seperti yang diberitakan di Yahoo! Sports, Rabu (1/8) malam WIB.

Namun Indonesia akan mengajukan banding terhadap hukuman tersebut. Erick menuding Cina lah yang menjadi biang kerok dari kasus ini, dalam hal ini ganda putri Wang Xiaoli/Yu Yang karena dengan sengaja mengalah dari lawannya ganda asal Korea Selatan, Jung Kyung-eun/Kim Ha-na.

"Cina sudah sering melakukan hal-hal seperti kemarin (main sabun-red). Tapi mereka tidak pernah mendapat hukuman dari BWF," ujar Erick. "Ketika di pertandingan pertama kemarin, Cina sudah melakukannya, tapi BWF diam saja," imbuhnya kesal.

Jika Erick Tohir menilai keputusan itu tidak adil, berbeda dengan Wakil Presiden Komite Olimpiade Internasional (International Olympic Comitee-IOC) Craig Reedie. Reedie yang juga mantan Ketua BWF menyambut putusan diskualifikasi itu.

"Olahraga adalah permainan yang kompetitif. Kalau Anda menghilangkan unsur kompetitif, maka unsur yang lainnya hanya omong kosong," jelasnya.

Sebelum adanya kasus ini, banyak tim yang bertanding di cabang bulutangkis sudah memprotes format kejuaraan di Olimpiade 2012. Jika di beberapa Olimpiade sebelumya menggunakan sistem undian dan gugur, maka di edisi 2012 ini format grup (empat grup) yang dipakai.

Format grup ini berpotensi menimbulkan adanya main mata atau main sabun di antara tim yang bertanding. 

Jika di sistem gugur ada tim yang kalah maka akan langsung tersingkir, maka di sistem grup tim yang kalah bisa 'memilih' lawan yang lebih mudah di fase selanjutnya.

Kedelapan pemain yang mendapat sanksi diskualifikasi ialah:
Yu Yang/Wang Xiaoli (Cina)

Jung Kyung-eun/Kim Ha-na (Korea Selatan)

Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea Selatan)

Meiliana Jauhari/Greysia Polii (Indonesia)

sumber: id.olahraga.yahoo.com