Aktor dan Aktris yang Meninggal Saat Filmnya Belum Rampung

Narayana 734 - Para bintang ini telanjur dipanggil nyawanya sebelum syuting film terakhirnya selesai.
Brandon Lee - The Crow (1993): Anak Bruce Lee yang saat itu berusia 28 tahun tewas tertembak di lokasi syuting di adegan penembakan. Pistol yang dipakai yang seharusnya berisi peluru kosong malah berisi peluru betulan dan Brandon pun tewas setelah perutnya diterjang timah panas. Perannya di film ini kemudian digantikan oleh stuntman, kemudian wajahnya diedit oleh tim special effect supaya menyerupai wajah Brandon.
Philip Seymour Hoffman - The Hunger Games: Mockingjay Part 2 (2015): Hoffman meninggal dicurigai akibat overdosis heroin, saat syuting film ini tinggal satu minggu lagi selesai. Sisa perannya di film ini akan tetap ditampilkan secara efek digital.
Natalie Wood - Brainstorm (1983): Natalie tenggelam pada sebuah kecelakaan kapal yang melibatkan aktor Robert Wagner dan Christopher Walken di saat break syuting. FIlm ini akhirnya tetap dirilis tapi kurang sukses.
Heath Ledger - The Imaginarium of Doctor Parnassus (2009): Heath meninggal akibat tak sengaja overdosis obat dokter saat film ini belum rampung. Perannya akhirnya dilanjutkan secara bergantian oleh kawan-kawannya, aktor Johnny Depp, Collin Farrell, dan Jude Law.
Vic Morrow - Twilight Zone: The Movie (1983): Morrow meninggal di tragedi film yang diingat banyak insan perfilman, di mana sebuah helikopter properti fim tiba-tiba jatuh saat sedang terbang di udara, menimpa Morrow dan dua aktor cilik yang tewas seketika. Tragedi ini yang memicu dibuatnya standar keselamatan di lokasi syuting film Hollywood.
Bela Lugosi - Plan 9 From Outer Space (1959): Aktor yang dikenal sebagai pemeran Dracula ini mengalami serangan jantung saat syuting film "Plan 9 From Outer Space". Perannya dilanjutkan dengan stok rekamannya terdahulu, ditambah akting dari stuntmannya.
Oliver Reed - Gladiator (2000): Aktor yang dikenal sebagai alkoholik ini meninggal dunia akibat serangan jantung di sebuah bar di Malta tempat film ini di syut. Perannya digantikan footage terdahulu, CGI, dan manekin.
John Candy - Wagons East (1994): John Candy hampir menyelesaikan seluruh pengambilan gambar untuk perannya di film ini saat tiba-tiba ia meninggal dalam tidurnya di lokasi syuting di Meksiko. Perannya dilanjutkan oleh special effect dan stuntman.

James Dean - Giant (1956): Ikon remaja tahun '50-an ini sebetulnya sudah merampungkan syuting saat ia terbunuh di sebuah kecelakaan mobil, namun ternyata ada beberapa adegan yang harus diulang karena suaranya tak terdengar. Aktor Nick Adams akhirnya turun tangan untuk mendubbing.
River Phoenix - Dark Blood (1993): Aktor ini meninggal di usia 23 akibat overdosis kokain dan heroin, saat syuting filmnya tinggal tiga minggu lagi selesai. Film ini akhirnya tidak dilanjutkan pembuatannya, meski akhirnya diselesaikan juga dan baru dirilis di 2012.
Marilyn Monroe - Something's Got to Give (1962): Ikon seks ini dikabarkan berperilaku sulit diatur sehingga akhirnya dipecat dari film saat produksinya masih berjalan, namun tak lama kemudian ia malah ditemukan tewas di rumahnya dengan dugaan "kemungkinan bunuh diri". Film ini akhirnya tak dirilis sama sekali.
Paul Walker - Fast and Furious 7 (2015): Paul tewas dalam kecelakaan mobil berkecepatan tinggi saat syuting "Fast and Furious 7" baru rampung separuhnya. Dua adiknya Caleb dan Cody akan melanjutkan perannya di film ini, dan menurut bocoran, perannya tak akan dibuat meninggal, melainkan pensiun.
Clark Gable - The Misfits (1961): Aktor legendaris dari film "Gone With The Wind" ini meninggal akibat serangan jantung 10 hari setelah syuting berakhir, namun keluarga dan teman-temannya menyalahkan adegan actions di film "The Misfits" yang terlalu berat untuk fisik Clark yang berusia 59 tahun.
Chris Farley - Shrek (2001): farley adalah aktor yang terpilih menyuarakan karakter Shrek. Namun setelah menyelesaikan 90 persen rekaman suara untuk film ini, ia meninggal akibat overdosis narkoba. Aktor Mike Myers akhirnya dipanggil untuk menggantikan, dan seluruh rekaman suara Farley akhirnya dihapus dan diganti total oleh Mike.
 Yahoo

Benarkah Marshanda Lepas Jilbab?

Narayana 734 - Media sosial Twitter sedang dihebohkan dengan sebuah postingan foto seorang perempuan yang diduga adalah Marshanda tanpa mengenakan hijab. Bahkan dalam foto tersebut si perempuan tersebut mengenakan pakaian terbuka dengan rambut berwarna merah menyala.

Seperti yang dilansir oleh KapanLagi.com (11/6/2014), Marshanda mengenakan hijab sejak tahun 2011 sebelum menikah dengan Ben Kasyafani. Inilah yang menimbulkan banyak tanggapan dari masyarakat saat muncul foto Chacha tanpa mengenakan hijab di tempat umum.
Saat ditanyai tentang tanggapan terhadap rumor ini kuasa hukum dari Marshanda yaitu Afdal Zikri membantah bahwa Marshanda sekarang melepas hijabnya. Sampai sekarang Chacha masih mengenakan penutup auratnya tersebut.

Selain rumor tentang lepas jilbab tersebut ada satu rumor yang menyatakan bahwa seorang wanita yang diduga Chacha jalan bareng dengan seorang cowok bertato di sebuah Mall. Saat itu wanita tersebut juga tidak mengenakan jilbab. Sebelumnya memang sempat diberitakan gosip Chacha memiliki pria idaman lain bernama Renold Effendi. Namun kabar itu dibantah Renold yang mengaku hanya sebagai teman kerja. Masih belum ada klarifikasi lebih lanjut dari Chacha tentang rumor ini. Kita doakan yang terbaik untuk Marshanda ya sobat.

 Vemale

Swiss vs Perancis 2-5: Jalannya Pertandingan

Ekspresi Karim Benzema usai mencetak gol keempat Perancis ke gawang Swiss.
Narayana 734 - Prancis menghajar Swiss 5-2 di lanjutan partai Grup E Piala Dunia 2014 di Itaipava Arena Fonte Nova, Jumat atau Sabtu (21/6/2014) dini hari WIB.

Prancis langsung mengambil alih permainan sejak menit-menit awal. Skuad asuhan Didier Deschamps itu beberapa kali mendapatkan peluang emas untuk membobol gawang Swiss.

Prancis membuka keunggulan pada menit ke-17 melalui sundulan Olivier Giroud. Sundulan penyerang Arsenal itu menyambut tendangan penjuru Mathieu Valbuena terlalu kencang untuk ditepis oleh Diego Benaglio di bawah mistar gawang.

Les Blues tidak butuh waktu lama untuk menggandakan keunggulan. Hanya 66 detik setelah gol Giroud, Prancis kembali memaksa Benaglio memungut bola dari dalam gawangnya.

Kesalahan Valon Behrami saat memberikan umpan dimanfaatkan oleh Karim Benzema. Penyerang Real Madrid itu kemudian mengirimkan umpan terobosan ke kiri yang dituntaskan Blaise Matuidi dengan tendangan kaki kiri di tiang dekat.

Prancis nyaris memperbesar keunggulan menjadi 3-0 pada menit ke-32 melalui hadiah tendangan penalti. Skuat asuhan Didier Deschamps mendapat hadiah tendangan penalti setelah Johan Djourou melanggar Karim Benzema. Eks Olympique Lyon itu menjadi eksekutor, namun tendangannya ke arah kiri bawah ditepis Benaglio. Bola pantul kemudian disambut Yohan Cabaye dengan tendangan voli dari jarak dekat, namun digagalkan mistar gawang.

Prancis akhirnya tetap menyudahi babak pertama dengan keunggulan 3-0 melalui gol Mathieu Valbuena pada menit ke-40. Gol Valbuena berawal dari tendangan penjuru Swiss yang dimentahkan oleh pemain Prancis. Raphael Varane kemudian membangun serangan balik sebelum melepaskan umpan terobosan di sisi kiri dari paruh lapangan.

Olivier Giroud sukses menerima bola hasil umpan Varane. Dari sisi kiri kotak penalti Swiss, penyerang Arsenal itu kemudian mengirimkan umpan tarik datar. Tanpa kontrol Valbuena langsung menyambar bola untuk memperbesar keunggulan Les Blues.

Benzema membayar kegagalannya pada babak pertama dengan cara yang brilian. Benzema memperbesar keunggulan Prancis menjadi 4-0 pada menit ke-67.

Proses terciptanya gol Benzema tidak dapat dilepaskan dari teknik tinggi gelandang Paul Pogba. Gelandang yang baru masuk menggantikan Olivier Giroud pada menit ke-63 itu memberikan umpan cantik kepada Benzema.

Dengan bagian luar kaki kanannya, pemain Juventus itu melepaskan umpan terobosan lambung ke kotak penalti. Benzema yang berdiri di antara Johan Djourou dan Philippe Senderos kemudian menusuk ke depan gawang untuk menyongsong bola. Dari sudut sempit penyerang Real Madrid itu kemudian menuntaskan umpan Pogba dengan tendangan voli kaki kanan.

Karim Benzema kembali menunjukkan tajinya bagi tim nasional Prancis. Hanya enam menit setelah mencetak gol, Benzema memberikan umpan cantik kepada Moussa Sissoko untuk memperbesar keunggulan Prancis menjadi 5-0.

Menguasai bola di depan kotak penalti, Karim Benzema tidak berusaha melewati Philippe Senderos yang membayangi dirinya. Begitu ruang tembaknya tertutup, Benzema justru melepaskan umpan terobosan ke sisi kanan kotak penalti Swiss.

Kesalahan Ricardo Rodriguez yang meninggalkan posisinya membuat Moussa Sissoko tidak terkawal. Tanpa kontrol Sissoko menuntaskan umpan manis Benzema dengan tendangan datar kaki kanan ke tiang jauh. Kiper Diego Benaglio pun dibuat tidak berkutik untuk menghalau tendangan gelandang Newcastle United tersebut.

Swiss mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 2-5 dalam tempo enam menit. Gol pertama Swiss dicetak oleh Blerim Dzemaili pada menit ke-81. Gol kedua disumbangkan Granit Xhaka pada menit ke-87.

Dzemaili, gelandang yang bermain untuk Napoli itu tercipta melalui eksekusi tendangan bebas. Swiss mendapat hadiah tendangan bebas setelah Laurent Koscielny melanggar Xherdan Shaqiri di depan kotak penalti.

Dzemaili memanfaatkan hadiah tendangan bebas ini secara cerdik. Alih-alih melepaskan tendangan lambung, Dzemaili melepaskan tendangan kaki kanan mendatar ke arah pagar betis Prancis.

Karim Benzema sedikit membantu terciptanya gol Dzemaili. Ketika bola hasil tendangan Dzemaili mengarah ke dirinya, Benzema yang berdiri di tengah, mengangkat kaki kanan. Bola pun meluncur di antara celah Benzema ke arah pojok kiri bawah gawang Prancis. Kiper Hugo Lloris pun tidak kuasa menahan laju bola.
Gol Xhaka tercipta cukup cantik. Diawali umpan chip Gokhan Inler, memanfatkan kelengahan Patrice Evra, Xhaka berlari masuk kotak dan menyambut bola dengan tendangan voli kaki kiri. Bola melesat masuk gawang tanpa bisa dicegah Lloris.

Benzema harusnya bisa mencetak gol kedua ke gawang Swiss, bahkan secara spektakuler. Memanfaatkan umpan datar Sissoko dari kanan, Benzema langsung meneruskan bola dengan tendangan kaki kanan melengkung dari luar kotak penalti. Gol ini tidak dianggap sah karena wasit menyatakan gol ini tercipta tepat pada akhir pertandingan.

Kemenangan atas Swiss memastikan Prancis lolos ke babak 16 besar. Kemenangan atas Ekuador pada laga terakhir akan membuat mereka keluar sebagai juara grup E.

Susunan pemain:
Swiss:
 1-Diego Benaglio; 2-Stephan Lichtsteiner, 20-Johan Djourou, 5-Steve von Bergen (4-Philippe Sanderos 9), 13-Ricardo Rodriguez; 11-Valon Behrami (15-Blerim Dzemaili 45), 8-Gokhan Inler; 23-Xherdan Shaqiri, 10-Granit Xhaka, 18-Admir Mehmedi; 9-Haris Seferovic (19-Josip Drmic 69)
Pelatih: Ottmar Hitzfeld

Perancis:
 1-Hugo Lloris; 2-Mathieu Debuchy, 4-Raphael Varane, 5-Mamadou Sakho (21-Laurent Koscielny 66), 3-Patrice Evra; 18-Moussa Sissoko, 6-Yohan Cabaye, 14-Blaise Matuidi; 8-Mathieu Valbuena (11-Antoine Griezmann 82); 9-Olivier Giroud (19-Paul Pogba 63), 10-Karim Benzema
Pelatih: Didier Deschamps

Tribunnews

"Olga Syahputra Ketakutan Terjangkit HIV"

Olga Syahputra saat sakit

Narayana 734 - Sekian bulan dirawat di rumah sakit hingga dipindahkan ke rumah sakit Singapura, penyakit Olga Syahputra hingga kini tak kunjung sembuh. Meski dokter telah menegaskan terkait penyakit yang diderita presenter sekaligus komedian itu, namun kabar yang menyebutkan  jika Olga mengidap virus HIV terus saja berhembus. Dan ternyata, kakak kandung Billy Syahputra ini memang mengaku sempat ketakutan terjangkit virus mematikan tersebut.

"Olga pernah datang jam 1 malam, hanya bawa badan sendiri. Saya sudah bilang untuk medical check up, cek darah. Tapi dia enggak mau, sampai guling-guling di lantai. Karena Olga takut dengan penyakit itu, dia enggak mau medical check up," ujar seorang ahli pengobatan herbal, Jeng Ana, saat ditemui wartawan di tempat praktiknya di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Menurut Jeng Ana, dirinya telah berkali-kali menyarankan Olga untuk mau memriksakan darahnya, namun Olga kerap berasalan takut menerima kenyataan dari hasil pemeriksaan darah tersebut.

"Sebenarnya segala sesuatu penyakit di tubuh manusia, kalau mau medical check up dini mempermudah cara pengobatannya. Saya ingatkan lagi di tahun 2012, makanya cek darah, dia tidak mau. Lalu terjadi benjolanlah, saya sarankan cek imun, biar tau ada apa," katanya.

Terakhir Olga datang ke tempat praktek pengobatan, kata Jeng Ana, pada awal 2014 untuk menceritakan tentang kondisinya.

"Lalu di 2014, Olga ke sini lagi ceritakan benjolan tambah besar, ada bintik-bintik di kulit. Kita enggak bisa vonis penyakit. Nah sekarang baru diketahui penyakitnya meningitis, kan kasihan. Ini penyakit yang ada penyebabnya sehingga merusak selaput otak," paparnya.

Selama Olga dalam perawatan rumah sakit, Jeng Ana mengaku pernah didatangi Olga dalam mimpi. Dalam mimpi tersebut olga meminta tolong kepada dirinya untuk menyembuhkan penyakitnya dengan ramuan herbal milik Jeng Ana.

"Saya itu mimpi tiap malam Jumat, di telinga ada deringan suara-suara Olga. Saya selalu bangun jam-jam malam. Dia bilang 'Jeng Ana, Tolong Olga. Olga mau sembuh, mau minum ramuan'", ungkap Jeng Ana.

Sayangi

Statistik Pertandingan Italia Vs Kosta Rika

Penyerang Kosta Rika, Bryan Ruiz merayakan gol ke gawang Italia.
Narayana 734 - Kosta Rika kembali memperlihatkan keperkasaannya dengan menumbangkan tim kuat Italia di laga kedua yang digelar Jumat (20/6/2014) malam. Bryan Ruiz menjadi penentu kemenangan Kosta Rika di menit ke-44.

Meski ball possession Italia lebih tinggi dari Kosta Rika tetapi tim asuhan Cesare Prandelli ini sulit untuk menembus pertahanan Kosta Rika. Gawang Keylor Navas seolah dinding yang sulit untuk ditembus.

Sama-sama mengantongi satu kartu kuning, pemain Kosta Rika membuat lebih banyak kesalahan dibandingkan Itali. Berikut statistik pertandingan Italia kontra Kosta Rika.

Italia  Statistik                       Kosta Rika
6         Tembakan ke Target    6
10        Melanggar Lawan       24
58%    Dominasi Bola             42%
4         Tendangan pojok          5
5          Penyelamatan             6
11        Offside                         3
0          Kartu Merah                0
1          Kartu Kuning               1

Tribunnews