Wah, Es Krim Ini Terbuat Dari Telur Buaya! Berani Coba?

Narayana 734 - Cuaca panas mulai menghampiri beberapa negara di Asia dan makan es krim adalah salah satu pilihan yang tepat. Jika biasanya es krim terdiri dari campuran telur ayam, maka berbeda dengan es krim unik sekaligus aneh satu ini.

Sebuah gerai es krim di Kota Davao, Filipina punya menu unik yaitu es krim buaya alias es krim yang terbuat dari campuran telur buaya! Gerai bernama Sweet Spot Artisan ini memang berlokasi dekat tempat penangkaran buaya bernama Davao Crocodile Park.

Berdasarkan Sweet Spot dilansir Rocketnews24, telur buaya terdiri dari 80% kuning telur dan ternyata lebih bernutrisi dibandingkan telur ayam, sehingga es krim ini bisa dikatakan sebagai es krim sehat. Sang pemilik yaitu pasangan suami istri Dino dan Bianca mengungkapkan bahwa mereka mendapatkan telur-telur tersebut dari sang paman yang merupakan pemilik penangkaran buaya tersebut.

Sempat kebingungan apa yang akan dilakukan dengan telur buaya tersebut, Dino pun memutuskan untuk membuat es krim. Beberapa variasinya terdiri dari campuran rasa buah-buahan. Namun tak hanya es krim buaya saja, Dino juga menyediakan es krim lainnya yang terbuat dari telur ayam biasa.

Gerai es krim tersebut pun langsung mencuri perhatian baik secara lokal maupun internasional, yang membuat para turis langsung tertarik ingin mencoba es krim langka tersebut. Wah, apakah kamu juga berminat mencobanya?

Yahoo

Messi Bikin Gol, Argentina Tekuk Bosnia

Narayana 734 - Partai pertama grup F yang mempertemukan antara Argentina dan tim debutan Piala Dunia 2014, Bosnia Herzegovina, berjalan menarik. Bosnia yang baru pertama kali menapakkan kakinya di turnamen empat tahunan ini langsung menjajal kemampuan Tim Tango, di Stadion Maracana.

Pertandingan baru berjalan tiga menit Argentina sudah unggul 1-0 saat bek Bosnia Herzegovina, Sead Kolasinac, melakukan gol bunuh diri di Stadion Maracana.

Berdasarkan catatan sejarah, gol bunuh diri bek Bosnia itu menjadi gol bunuh diri tercepat di Piala Dunia 2014, dengan catatan waktu dua menit lewat delapan detik.

Setelah itu tak ada lagi gol terjadi di babak pertama. Sementara Argentina unggul atas Bosnia 1-0.

Babak kedua Argentina begitu mendominasi pertandingan pertama grup E ini, meski Bosnia terlihat sesekali ingin mencoba keluar dari tekanan, namun justru anak asuh Alejandro Sabella yang mampu menambah keunggulan.

Menit 66 Messi berhasil menggandakan kedudukan lewat aksi individu yang menawan, Messi melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti walaupun bola sempat membentur tiang dan akhirnya masuk ke dalam.

Memasuki menit 70 beberapa serangan coba di bangun oleh kedua negara, akan tetapi setiap kali membangun serangan bola sering terputus di lini tengah.

Meski begitu Bosnia mampu memperkecil kekalahan lewat pemain pengganti Vedad Ibisevic. Salah satu penyerang veteran Bosnia ini berhasil mengelabui dan menceploskan bola melewati kolong Sergio Romero.

Hingga peluit panjang berbunyi tak ada lagi gol terjadi. Dengan ini Argentina sementara menguasai grup E, karena satu pertandingan lagi baru akan dimainkan nanti malam antara Iran melawan Nigeria.

Berikut data dan fakta Argentina vs Bosnia Herzegovina
Susunan pemain:
Argentina (5-3-2): Sergio Romero, Hugo Campagnaro (Fernando Gago 45'), Federico Fernandez, Ezequiel Garay, Pablo Zabaleta, Marcos Rojo, Maxi Rodriguez (Gonzalo Higuain 45'), Javier Mascherano, Angel di Maria, Lionel Messi (k), Sergio Aguero (Lucas Biglia 87').
Pelatih: Alejandro Sabella.

Bosnia (4-2-3-1): Asmir Begovic, Mensur Mujdza (Vedad Ibisevic 69'), Ermin Bicakcic, Emir Spahic (k), Sead Kolasinac, Muhamed Besic, Izet Hajrovic (Vedad Ibisevic 71'), Miralem Pjanic, Zvjezdan Misimovic (Haris Medunjanin 74'), Senad Lulic, Edin Dzeko.
Pelatih: Safet Susic.

Skor: 2-1
Gol: Sead Kolasinac (og) 3', Lionel Messi 66' - Vedad Ibisevic 87'
Tendangan ke gawang: 2-6
Penguasaan bola: 59-41 persen
Pelanggaran: 10-13
Offside: 0-3
Kartu Kuning: Marcos Rojo - Emir Spahic
Stadion: Estdio do Maracana, Rio de Janeiro
Penonton: 77.000
Wasit: Joel Aguilar (El Salvador)

Merdeka

Wanita Ini Mengaku Melahirkan Bayi Tokek

Narayana 734 - Sebuah kejadian aneh terjadi di salah satu desa terpencil di Kupang, Indonesia, Desa Oenunto. Pasalnya, seorang wanita bernama Debi Nubatonis sukses membuat dokter dan para ilmuwan tercengang setelah ia mengklaim telah melahirkan seekor bayi tokek.

Pada Mei lalu, atas permintaan Kepala Dinas Kesehatan di dekat kota Kupang, sebuah tim khusus berusaha mencari kebenaran hal tersebut. “Pada dasarnya, ada sesuatu yang tidak beres di sini. Melahirkan tokek sangat tidak mungkin dalam ilmu pengetahuan,” tutur perwakilan Dinas Kesehatan, Messe Ataupa.

Mereka pun menyebut hal ini sebagai sebuah kehamilan yang tidak nyata, yaitu kondisi di mana perempuan percaya bahwa mereka hamil dan bahkan menunjukkan tanda-tanda kehamilan, termasuk perut yang buncit. Dan hal inilah yang juga terjadi pada Debi.

Berdasarkan saksi di desa sekitar, Debi memang benar terlihat hamil dan bahkan seperti telah memasuki usia 8 bulan, sebelum akhirnya melahirkan pada 30 Mei. Namun karena puskesmas yang terlalu jauh, Debi pun dilahirkan oleh bidan terdekat.

Sang bidan bernama Josephine Lydia Hellen menuturkan bahwa banyak lendir dan darah yang keluar, sebelum akhirnya sang bayi tokek yang muncul. Josephine pun mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang tak beres, kemudian ia membawa bayi tokek tersebut ke pusat kesehatan.

Namun hingga belum diketahui apakah bayi tokek tersebut benar keluar dari rahim Debi. Atau orang-orang menyebut ini sebagai sebuah insiden yang ada kaitannya dengan sesuatu yang mistis? Gimana menurutmu, Sobat?

Yahoo

Perancis Gasak Honduras 3-0

Narayana 734 - Prancis meraih kemenangan di laga pembuka Grup E kala menghadapi Honduras di Estadio Beira-Rio, Senin (16/6) dinihari WIB.

Gol dari Karim Benzema dan bunuh diri Noel Valladares menjadi penentu kemenangan 3-0 Les Bleus di laga ini, yang juga mengantar mereka menyamai perolehan angka Swiss, yaitu tiga angka, namun lebih baik dalam produktivitas gol.

Sementara Honduras harus puas tetap bertahan dengan nol angka, sama dengan perolehan Ekuador, yang beberapa jam sebelumnya kalah 2-1.

Babak I
Prancis, yang tampil dengan jersey warna biru tua, langsung menekan pertahanan Honduras sejak menit pertama. Lewat umpan cepat dan mendatar, pertahanan Honduras terus diuji.

Karim Benzema, yang tampil sendirian di lini depan, sempat mendapatkan peluang sebelum laga genap berjalan sepuluh menit, tapi belum sampai berujung gol.

Kans paling terbuka didapat Matuidi di menit 14. Berawal dari tendangan bebas, bola mengenai badan salah satu pemain Honduras dan jatuh di dekat Matuidi, yang langsung melepas tendangan voli dari dalam kotak penalti. Akan tetapi Valladares dengan sigap menepis bola yang mengarah ke gawangnya dan mengenai mistar.

Tekanan Prancis masih berlanjut. Kans mencetak gol kembali tercipta di menit 22 lewat umpan silang yang disundul Antoine Griezmann. Kiper Honduras takluk, tapi bola hanya mengenai mistar gawang.

Upaya Benzema dua menit berselang juga masih belum bisa merobek gawang Honduras, di mana bola hasil sundulannya masih tipis di atas mistar gawang.

Di menit 26, sempat terjadi insiden antara Paul Pogba dan Wilson Palacios, yang berujung pada kartu kuning untuk keduanya.

Mendekati sepuluh menit terakhir paruh pertama, Honduras mulai berani menekan. Tapi rapatnya pertahanan Prancis membuat alur serangan Honduras kerap patah sebelum mencapai gawang.

Tim asuhan Didier Deschamps juga terus berusaha mencari celah untuk mencuri gol. Momen tersebut terbuka di menit 43, menyusul pelanggaran Palacios terhadap Pogba di kotak penalti.

Karena pelanggaran tersebut, Honduras dijatuhi sanksi penalti dan Palacios diusir keluar karena akumulasi dua kartu kuning. Benzema yang menjadi eksekutor tendangan 12 pas berhasil melesakkan bola ke sudut kanan atas gawang Honduras. Prancis menyudahi babak pertama dengan unggul 1-0.

Babak II
Laga diawali dengan keriuhan. Pasalnya terjadi gol yang harus ditentukan oleh efektivitas teknologi goal line.
Berawal dari umpan silang Yohan Cabaye, Benzema menyontek bola lewat dan mengenai mistar. Bola memantul ke arah Valladares, yang sempat mengarahkan bola masuk ke gawangnya sendiri sebelum kemudian ditangkapnya.

Di sinilah peran teknologi garis gawang diuji. Wasit akhirnya memutuskan telah terjadi gol pada momentum tersebut setelah mendapat masukan dari sistem teknologi yang digunakannya. Prancis memimpin 2-0.

Beberapa menit berselang, Benzema kembali mengancam lewat tendangan jarak dekat, tapi bisa dibendung Valladares. Sementara sepakan Valbuena masih sedikit melebar dari gawang Honduras.

Kerja sama apik lini serang Prancis kembali nyaris menjebol gawang Honduras. Dibangun dari lini tengah, Patrice Evra ikut naik membantu serangan dan mengirim umpan mendatar untuk dituntaskan Matuidi di menit 63. Namun bola masih sedikit melebar dari gawang Honduras.

Di menit 68, Boniek Garcia bisa menembus pertahanan Prancis dan melepas tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti. Hugo Lloris tak mengalami kesulitan mengamankan bola.

Di menit 72, Benzema bisa menambah keunggulan Prancis. Berawal dari tendangan bebas, bola disodorkan ke lini tengah untuk ditendang Debuchy, namun masih bisa diblok pemain Honduras. Bola rebound berhasil dikontrol Benzema, yang langsung melepas tendangan keras kaki kanan dari dalam kotak penalti tanpa bisa dihentikan barisan pertahanan Honduras.

Unggul tiga gol membuat Prancis bermain lebih santai. Di sepuluh menit terakhir, Honduras memiliki sejumlah kesempatan menguasai bola. Tapi kekurangan satu pemain membuat pola serangan skuat asuhan Luis Suarez menjadi tak stabil dan kerap kehilangan bola.

Prancis memaksimalkan setiap menit untuk menekan dan menciptakan peluang. Namun, hingga berakhirnya tiga menit masa injury time, tak ada gol tambahan tercipta. Tiga angka menjadi milik Prancis di laga ini.

Susunan Pemain:
Perancis: Hugo Lloris, Mamadou Sakho, Mathieu Debuchy, Patrice evra, Raphael Varane, Yohan Cabaye (Rio Mavuba 65), Blaise Matuidi, Paul Pogba (Moussa Sissoko 57), Antoine Griezmann, Mathieu Valbuena (Olivier Giroud 77), Karim Benzema

Honduras: Noel Valladares, Maynor Figueroa, Victor Bernardez (Osman Chavez 46), Emilio Izaguirre, Brayan Beckeles, Roger Espinoza, Andy Najar (Jorge Claros 58), Wilson Palacios, Luis Garrido, Carlos Costly, Jerry Bengtson (Boniek Garcia 46)

 Yahoo

Dahlan Iskan: Kencing Sapi Lebih Mahal dari Coca-Cola

Peluncuran program PGN Sayang Ibu
Narayana 734 - Dahlan Iskan, peserta debat terakhir konvensi Partai Demokrat yang diadakan beberapa waktu lalu menggagas peternakan komunal. Strategi ekonomi tersebut menurutnya mampu menyejahterakan masyarakat desa.

"Kita dorong Rp 1 miliar dana desa ini untuk peternakan komunal. 3.000 Sapi dalam satu kandang biar efisien, jangan satu-satu," kata dia di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Minggu (27/4/2014).

Menurutnya peternakan sapi tidak hanya persoalan daging. Urine sapi pun dapat menjadi pemasukan peternak di desa.

"Biar tahu orang, air kencing sapi itu lebih mahal dari air coca-cola. Air kencing bisa dijual," ujar dia.

Namun, menurutnya perlu adanya petunjuk dari pemerintah. Hal itu, sebagai pedoman masyarakat agar alokasi dana tepat sasaran.

"Kita akan berikan guidance bagi mereka. Satu miliar ini akan fokus untuk mengatasi persoalan apa saja," pungkas dia.

Merdeka