10 Cara Gila Untuk Menghasilkan Uang!

Narayana 734 - Dalam dunia ini ada berbagai profesi untuk menghasilkan uang. Bekerja sebagai dokter, programmer, reporter, ataupun menjadi seorang pegawai kantoran. Namun ternyata, ada beberapa orang yang menghasilkan uang dengan cara yang tidak biasa.

Berikut hanya 10 contoh  cara untuk menghasilkan uang dengan cara yang ekstrim dan paling gila, namun berhasil!

10. Berkarir Dalam Game Online 
 
Serius? Ya, Anda bisa berkarir dalam permainan dunia maya. Anda bisa mendapatkan uang nyata saat bermain game online. Tentunya jika Anda sudah tahu apa yang harus Anda lakukan di game yang akan Anda mainkan tersebut.

Mata uang dalam permainan game online, khususnya game jenis petualangan MMORPG (Massively Multiplayer Online Role Playing Game), dapat Anda tukarkan dengan uang sungguhan. Caranya? Ketahui dulu bagaimana cara paling cepat menghasilkan mata uang dalam game itu, lalu jual kepada pemain lain yang menginginkan uang dalam game tersebut secara instan.

Hampir semua pemain game online pada masa sekarang, rela mengeluarkan isi dompet mereka demi memiliki karakter yang kuat di game mereka. Tidak hanya mata uang dalam game saja, Anda juga bisa menjual perlengkapan yang Anda dapatkan setelah membunuh monster di game itu. Senjata, armor, bahkan aksesoris dapat Anda jual.

9. Mengemis Pekerjaan Di Pinggir Jalan
Mungkin sebagian besar orang akan melihat orang ini dengan aneh, karena walau memakai setelan jas lengkap, pria bernama Dianez Smith ini berkeliling Washington DC,AS sambil membawa selembar kertas yang bertuliskan bahwa dia sedang mencari kerja. Namun rupanya strategi yang dia terapkan berhasil, dia ditawari oleh seseorang untuk bekerja sebagai staf pembantu hukum di perusahaan hukum.

 8. Menjadi Seorang Narapidana
Juni 2011, pria bernama James Verone berjalan memasuki sebuah bank, menyerahkan kertas kepada teller bertuliskan "Saya merampok bank ini, beri saya uang 1 dollar." Dia kemudian duduk di ruang tunggu, dan dengan tenang menunggu kedatangan polisi. Pada umurnya yang ke 59 tahun, James menderita penyakit jantung yang parah. Dengan ditangkap dan dijebloskan di penjara, adalah satu-satunya pilihan untuk mendapatkan pengobatan gratis.

Pria ini berhasil mengumpulkan sekitar 1.200 dollar dengan cara mengeksploitasi celah pada hukum yang berlaku.

7. Menjual Sperma
Untuk para pria, mungkin adalah ini adalah halnya cukup 'produktif'. Bagaimana tidak, Anda dapat menjual 'keturunan' Anda tersebut seharga 1-200 dollar untuk setiap 'tembakan'. Anda dapat menjualnya di website ini: http://www.soyouwanna.com/soyouwanna-donate-sperm-1303-full.html

6. Berpura-pura Menjadi Pengemis
Di Inggris, menjadi pengemis bisa mempunyai penghasilan rata-rata 20.000 pounds atau sekitar lebih dari 300 juta rupiah per tahunnya!

Di AS sendiri, seorang pengemis yang biasa 'mangkal' di depan suatu toko swalayan pernah disurvey oleh seorang polisi menghasilkan uang sekitar 300 dollar per hari. Bebas pajak.

Di Indonesia pun, hal ini menjadi bisnis tersendiri untuk kalangan tertentu. Biasanya mereka berasal dari desa dan bekerja berkelompok. Setiap kelompok mempunyai pimpinan yang mengatur area untuk mengemis dan menjaga keamanan anggota mereka.

 5. Memberdayakan Smartphone
Beberapa apps dalam smartphone membayar Anda untuk mengunjungi beberapa restoran dan mengambil foto exterior mereka, menu, atau apapun yang berkaitan dengan restoran itu sesuai dengan keinginan apps tersebut. Apps lainnya mewajibkan Anda untuk memfoto diri Anda memegang atau memakai produk. Apps lainnya juga membayar Anda untuk mereview apps-apps lain yang disediakan oleh smartphone Anda. Informasi lebih lanjut tentang apps tersebut ada disini: http://www.moneytalksnews.com/2011/07/08/5-smartphone-apps-earn-money/

4. Mengemis Di Internet 
Tidak seperti contoh lainnya, hal ini bukan menjadi suatu tren, namun hanya sebuah cerita nyata. Pada tahun 2002, Karyn Bosnak adalah seorang wanita 30 tahun yang sebelumnya bekerja sebagai produser sebuah talk show yang hidup di New York. Kehidupan glamornya membuat dia mempunyai tanggungan kartu kredit sebesar 20,000 dollar waktu itu.

Dinilai tidak mempunyai bakat dan kerjanya tidak bagus, wanita ini kehilangan pekerjaannya itu dengan hutang 20.000 dollar yang masih menghantuinya.

Sampai pada bulan Juni 2002, ketika Karyn membuat webstie SaveKaryn.com, di website ini intinya dia meminta belas kasihan orang asing yang tak dikenalnya melalui internet. Dalam 20 minggu, hutangnya tersebut sudah lunas.

 3. Menjual Barang Aneh di Internet 
Item dengan nama 'Hantu di teko' dan 'Permen karet bekas Britney Spears' berhasil laku beberapa dollar di website eBay. Contoh luar biasa dan tidak kalah aneh lainnya di situs jual beli online tersebut menyebutkan bahwa ada seseorang yang meniti karir menjual barang aneh secara terus menerus. Seperti yang dilakukan oleh Pat Burke asal Irlandia, pria ini menjual tanah liat Irlandia, yang dikabarkan merupakan tanah terbaik di dunia. Seorang dari Massachusetts, AS berani membayar 148,000 dollar untuk membangun rumahnya.

Paling tidak Pat menjual barang yang nyata. Tidak seperti http://www.milliondollarhomepage.com/ , website yang pada mulanya hanya sebuah website kosong tak berisi apa-apa yang sekarang dipenuhi ribuan piksel iklan dari seluruh penjuru dunia.Setiap piksel dari website ini dihargai 1 dollar oleh penciptanya, Alex Tew, yang masih berusia 21 tahun.

 2. Life Coaching
 Melebihi seorang dokter psikologis yang menyuruh pasiennya untuk duduk dan rileks sementara sang pasien menceritakan segala masalahnya, sebagai Life Coach, Anda menyuruh apa saja yang harus klien Anda lakukan dalam hidupnya. Ya, Anda diharuskan menjadi seorang 'Mario Teguh' pribadi bagi klien Anda!

1. Menjadi Papan Reklame 
Seorang wanita Utah bernama Karolyne Smith dibayar oleh Golden Palace, nama sebuah kasino di AS, dengan uang senilai 15,000 dolar, untuk mengorbankan jidatnya ditato dengan nama website kasino tersebut., dan ya, tato tersebut permanen!

 Kapanlagi

(Foto) 10 Bacaan Yang Terbit Berkala Untuk Generasi 90an

Narayana 734 - Gemar membaca memang sudah seharusnya ditanamkan sejak dini. Sejak masuk sekolah dan sudah bisa membaca, kita pasti punya buku bacaan favorit. Kebiasaan membaca pun akhirnya berlanjut sampai beranjak remaja.

Bagi kamu yang masa kecil sampai remajanya hidup di era 90an, tentu tak asing dengan buku bacaan yang terbit berkala berikut ini. Mulai dari bacaan anak-anak sampai remaja, semua akan membuka memori masa lalu kamu.

Apa saja buku bacaan anak-anak dan remaja generasi 90an? Mari simak halaman berikut ini...

1. Bobo 
Majalah anak-anak ini memang masih eksis hingga saat ini. Tapi mereka yang masa kecilnya ada di era 90an juga pasti punya kenangan dengan Bobo, Bona, Paman Gembul, Husin, Asta, Oki, nirmala, serta banyak lagi.

Selain cerita yang disajikan dalam bentuk komik, Bobo juga punya banyak artikel pengetahuan serta permainan yang mengasah otak. Kadang majalah ini juga memberi bonus untuk pembelinya. Apa kamu juga berlangganan?

2. Donal Bebek 
Terbit berkala juga hingga saat ini, Donal Bebek seolah menjadi bacaan wajib anak-anak generasi 90an. Sama seperti Bobo, majalah ini juga menyimpan banyak cerita komik serta edukasi dan permainan.

Selain Donal dan Desi, dalam satu majalah ini biasanya berisi cerita tentang Paman Gober, Kwak-Kwik-Kwek, Madam MicMac, Agus Angsa dan Nenek Bebek, dan banyak lagi. Siapa tokoh favoritmu?

 3. Mentari Putera Harapan 
Yang satu ini juga majalah anak yang terbit berkala. Beda dengan Bobo dan Donal yang punya lebih banyak porsi untuk cerita dalam bentuk komik, Mentari lebih banyak berisi tulisan panjang.

Cerita seperti Abunawas menjadi konten wajib baca dalam majalah ini, selain komik Hamindalid Penyihir Kocak. Selain itu, Mentari juga lebih banyak menyajikan pengetahuan umum yang cukup bermanfaat.

4. Fantasi 
Bacaan yang satu ini tampil dalam bentuk tabloid. Terbit berkala, Fantasi lebih banyak mengulas apa yang sedang booming pada masa itu. Acara televisi anak-anak termasuk salah satu yang sering di ulas di dalamnya.

Pada masa boomingnya film Ksatria Baja Hitam, Saint Seiya dan sebangsanya, tabloid ini pun laris manis di pasaran. Apa kamu termasuk salah satu dari mereka yang berlangganan?

 5. Hai 
Beranjak remaja beberapa dari anak-anak era 90an pun mulai menyukai musik yang hit pada masa itu. Untuk lebih memantapkan pengetahuan mereka tentang musik atau musisi favorit mereka, majalah Hai pun jadi pilihan.

Hingga kini, majalah Hai pun masih eksis. Mereka bahkan punya versi online dari berita-berita tentang musik baik itu tanah air maupun mancanegara. Apa masih ada yang dari 90an sampai kini masih berlangganan majalah ini?

 6. Aneka Yess 
Selebriti yang booming pada tiap tahunnya, pasti pernah mengisi salah satu halaman dari majalah remaja yang satu ini. Sejak era 90an, remaja yang ngetop pada masa itu pun bergantian menghiasi covernya.

Hingga kini majalah Aneka Yess memang masih eksis, namun tak ada salahnya kita mengingat kembali cover terbitan mereka dua dekade lalu. Hei remaja 90an, masih ingatkah kamu pada model cover ini?

 7. Kawanku 
Majalah remaja yang satu ini juga masih eksis hingga sekarang. Hanya saja bedanya, desain cover versi barunya lebih cantik seiring perkembangan teknologi.

Bagi kamu yang termasuk remaja generasi 90an, pasti masih sempat mengalami membeli majalah ini dengan desain cover yang sangat sederhana seperti ini...

 8. Mode 
Remaja wanita yang memang sangat perhatian dengan perkembangan fashion pasti tak pernah absen membeli majalah yang satu ini. Selain berisi tentang selebriti yang sedang booming, majalah ini juga berisi trend fashion pada masanya.

Sejak era 90an, tak hanya untuk urusan pakaian, Majalah Mode bahkan memberi informasi tentang model rambut yang ngetrend di zaman itu. Jika kamu langganan majalah ini, bisa dipastikan kamu punya setumpuk pakaian yang up to date di lemarimu.

 9. Gadis 
Menelurkan selebriti cantik berbakat, itulah yang identik dengan majalah yang juga terbit berkala hingga saat ini. Lewat pemilihan Gadis Sampul tiap tahun, nama-nama seperti Astrid Tiar dan Dian Sastro mengawali karir entertainnya.

Tak hanya mereka berdua, masih banyak lagi selebriti cantik lain yang merupakan jebolan kontes pemilihan Gadis Sampul. Di akhir era 90an, Dian Sastro dan model tatanan rambut seperti ini memang sedang naik daun...

 10. Popular 
Majalah yang satu ini memang bukan untuk anak-anak atau remaja. Isinya lebih banyak informasi tentang selebriti yang booming pada zaman itu. Tak hanya gosip artis, di dalamnya dibahas juga tentang musik.

Untuk saat ini mungkin orang lebih memilih nonton infotainment daripada beli majalah semacam Popular. Dari televisi atau internet, segala berita sudah tersaji. (kapanlagi)

Kisah PSK dan Telor Asin

Narayana 734 - Jika anda seorang pria yang berasal dari Kabupaten Brebes-Jawa Tengah maka berhati-hati saja manakala berkunjung ke tempat prostitusi. Pasalnya, hampir semua Pekerja Seks Komersil (PSK) bisa mengenali pria-pria yang berasal dari Brebes. Mereka pasti langsung bisa menebak pria Brebes yang berkencan dengannya meskipun pria itu mengaku berasal dari daerah lain.

Begitu orang itu bergulat dengan PSK di atas ranjang maka sang PSK akan spontan nyeletuk: “Wah, Mas ini orang Brebes ya..?”, “Lho, kok bisa tau…?” Tanya pria tersebut. “Ya tau dong! Mas ini kan telornya asin banget..!!!” jawab sang PSK singkat.

Nah, makanya orang Brebes jangan suka ngaku-ngaku orang Cirebon atau Tegal manakala berkunjung ke lokalisasi. Sebab Brebes memang sudah sangat terkenal dengan telor asinnya alias daerah penghasil telor asin terbesar di Jawa Tengah. (asalngigau.blogspot.com)

Mengungkap Sisi Gelap Dunia Fashion

Narayana 734 - Saat mantan pemimpin redaksi Vogue Australia Kirstie Clements dipecat secara mendadak tahun lalu, hari berikutnya ia ditawari untuk menulis sebuah buku menceritakan pengalamannya bekerja di majalah tersebut. Buku yang akhirnya diberi judul "The Vogue Factor" ini baru saja dirilis dan langsung mengejutkan para pekerja industri mode. Namun Kirstie bersikeras bahwa ceritanya adalah kisah nyata.

"Aku tak membeberkan rahasia," ujar Kirstie kepada Yahoo! melalui email. "Itu sebuah pengamatan yang jujur. Semua orang yang bekerja di industri ini pasti sudah tahu." Yang Kirstie tulis dalam buku itu adalah tentang para model yang tak kuat berdiri selama pemotretan, menginfus diri sendiri supaya tak usah makan, bahkan makan tissue untuk mengatasi rasa lapar karena tak makan berhari-hari.

"Katanya tissue akan mengembang di dalam perut," Kirstie menjelaskan alasan para model ngemil tissue dan tidak makan.

Kirstie juga menulis tentang bagaimana para editor majalah menggunakan Photoshop untuk menghapus tulang belulang yang menonjol di tubuh model, supaya mereka terlihat lebih manusiawi. "Banyak orang menuduh editor mem-Photoshop gambar model di majalah supaya mereka terlihat lebih kurus, padahal dalam beberapa kasus kami justru melakukan yang sebaliknya," ujar Kirstie dalam wawancaranya dengan Entertainment Tonight.

Pernah juga suatu saat ia mengerjakan pemotretan di luar kota bersama seorang model, dan pemotretan tersebut berlangsung tiga hari. Selama tiga hari bersama-sama, Kirstie tak pernah sekalipun melihat sang model memasukkan makanan ke dala mulutnya. Di hari ketiga, model tersebut bahkan kesulitan untuk tetap berdiri dan tersadar selama pemotretan berlangsung.

Dalam kesempatan lainnya, seorang model asal Rusia mengadu kepadanya bahwa teman sekamarnya tak pernah makan, dan hanya menggunakan infus untuk mendapatkan nutrisi.

"Jika ada model profesional misalnya di Australia, yang ingin mendapatkan pekerjaan sebagai model internasional, dia akan menyusutkan tubuhnya hingga turun dua nomor. Orang-orang di kantor Vogue akan menyebutnya "kurus ala Paris"," tulis Kirstie.

"Kelainan makan itu ada. Masalahnya, kebiasaan tak sehat ini tak terlihat, dan Anda tak bisa benar-benar yakin," ujar Kirstie kepada Yahoo!

"Masalah ini terjadi pada sebagian kecil model, tidak semuanya," ia melanjutkan. "Namun semua orang di industri modelling terlibat dalam level yang berbeda-beda. (Editor majalah dan desainer) bisa memutuskan untuk tidak menyewa model yang terlalu kurus. Ada banyak hal yang bisa kita kontrol. Namun tak semuanya bisa dikontrol oleh editor."

Mengenai alasannya menulis buku tersebut, ia berkata bahwa tujuannya bukan untuk balas dendam. "Aku hanya ingin berbagi pengalamanku dengan jujur, kemudian melanjutkan hidupku," ujarnya.

Yahoo! Amerika bertanya kepada Vogue Australia untuk merespon buku Kirstie tersebut, dan pemimpin redaksinya yang baru Edwinna McCann menulis dalam email sebagai berikut: "Aku hanya bisa bicara berdasarkan perspektif Vogue Australia saat ini. Sekitar setahun lalu, semua editor internasional di Vogue menandatangani perjanjian kesehatan global. Kami menjalankan dengan serius komitmen Vogue Australia terhadap perjanjian tersebut, dan kami adalah duta yang sangat kritis menyampaikan pesan tentang citra tubuh yang sehat, baik dalam majalah maupun di dunia luar. Kami secara aktif meminta desainer dan editor untuk memilih model yang paling mendekati pembaca kami."

Yahoo

Baju Dalam Antiperkosaan Diciptakan di India

Narayana 734 - Berita perkosaan sadis di India menjadi sorotan di dunia beberapa bulan terakhir. Banyak pihak melakukan protes dan menganggap pemerintah India gagal melindungi wanita.

Tak ingin tinggal diam, dua mahasiswi menciptakan alat untuk mencegah perkosaan. Adalah Manisha Mohan dan Rimpi Tripathy, mahasiswi yang menciptakan alat berbentuk baju dalam canggih.

Baju dalam itu dilengkapi dengan GPS, pengirim pesan singkat serta sensor yang akan mengeluarkan tegangan listrik sebesar 3.800 KV jika dipicu.

"Orang yang mencoba melecehkan wanita akan tersetrum ketika ia memicu sensor baju dalam tersebut. Selain itu sistem GPS akan aktif dan pesan singkat akan terkirim ke pihak berwajib dan orang tua korban," ujar Manisha sebagaimana dikutip dari Dailymail.

Sensor dan kejut listrik itu diletakkan di sekitar bagian payudara, karena umumnya bagian itulah yang paling pertama diserang. Alat tersebut bisa menyetrum sebanyak lebih dari 80 kali. Jumlahnya lebih dari cukup untuk melumpuhkan pelaku.

Manisha mengungkap di sekolah konvensional, para wanita diajarkan untuk bersikap baik dan selalu tersenyum, padahal saat melangkah di dunia nyata, senyuman tersebut tak akan banyak membantu.

"Undang-undang dan hukum yang dibuat belum tentu dapat menjamin keselamatan para wanita. Untuk itulah kami menciptakan alat ini. Demi menyelamatkan wanita dari pelecehan dan tindak kekerasan," kata Manisha.

Yahoo