Sehari Tanpa Mengenakan Celana (Foto)

Narayana 734Setiap tahun, pada 8 Januari, di New York 'diperingati' hari tanpa mengenakan celana di subway. Tahun ini, Mexico City pun ikut merayakan hari tanpa celana tersebut.

Restoran di Bawah Laut

Narayana 734 - Ada tiga orang pembohong yang sedang berlayar ke tengah laut, kemudian mereka bertemu dengan nelayan yang berkata bahwa ada restoran di bawah laut.

ketiga pembohong ketawa sambil berkata "pak, kami ini pembohong besar mana mungkin bapak bisa bohongin kami".

Setelah nelayan pergi pembohong pertama penasaran, dia menyelam ke dalam laut dan ternyata di dalam memang tidak ada restoran, untuk menjaga gengsi dengan temannya di naik ke atas dengan membawa ikan sambil berkata "Benar di bawah ada restoran, ini buktinya aku membawa ikan".

Pembohong kedua ganti menyelam dan berkata dalam hati "Sial aku di bohongin sama temanku" tapi dia tidak kekurangan akal, dia naik ke atas sambil membawa cumi-cumi sambil berkata "Iya benar, ada restoran".

Pembohong ketiga langsung menyelam ke laut, tapi tidak di temukannya restoran, untuk menjaga gengsi dia mengambil batu dan memukul-mukuli batu tersebut ke wajahnya sampai berdarah, setelah itu dia naik sambil berkata "Eh lu berdua makan ga bayar ya, jadi gw yang kena masalah sampe di pukulin kaya begini"

Asyik, Menulis Juga Bisa Bikin Langsing

Narayana 734Anda ingin menurunkan berat badan? Sebenarnya banyak cara yang mudah yang bisa dilakukan, bahkan tanpa risiko yang membahayakan. Misalnya saja dengan menulis. 
Tak percaya? Menulis hal-hal positif yang ringan dan sederhana, yang setiap hari kita lakukan, bisa menurunkan berat badan kita, lho. Bahkan kita malah tidak sadar kalau berat badan kita sudah turun.
Sebuah penelitian telah dilakukan di Amerika dan Kanada, mengenai hubungan menulis hal-hal positif, dengan penurunan berat badan. Penelitian ini dilakukan di Stanford University dan College Renford University, pada 45 mahasiswi mereka, yang menderita obesitas.
Separuh dari mereka diminta untuk menulis, selama 15 menit  saja, setiap hari tentang hal-hal dalam hidup mereka sangat dihargai. Misalnya seperti musik, hobi, dan hubungan dengan teman dan keluarga. Separuhnya, tidak.
Hasilnya menakjubkan. Empat bulan kemudian, perempuan yang secara intens menuliskan hal-hal positif tersebut, berat badannya turun, dengan rata-rata 7 kg.
Menurut penelitinya, Prof Chistine Logel, perempuan yang menulis tentang sesuatu yang mereka hargai, setiap hari akan merasa bahagia hidupnya. "Bagaimana kita merasakan tentang diri kita sendiri dapat memiliki efek besar," ujarnya, seperti dikutip dari Dailymail, Sabtu (7/1).
Menurutnya, perempuan yang hatinya berbahagia dan selalu berpikir positif,  tak mau banyak makan. Makan yang dilakukannya, adalah makan yang teratur dan baik untuk kesehatan.  
Selanjutnya, perempuan tersebut juga akan melewatkan ngemil. “Karena kebiasaan ngemil ini, banyak dilakukan ketika sang perempuan stres,” katanya. Menurutnya, perempuan yang sering stres atau depresi, akan banyak makan untuk melampiaskan perasaannya.
Jadi, jika sedang menghadapi situasi yang membuat stres, seperti gagal dalam tes atau pertengkaran, Anda pun bisa tetap menurunkan berat badan. “Caranya adalah ingat saja hal-hal positif dan tuliskan dia atas kertas," ujarnya.  Misalnya, ia memberikan contoh, dengan mengingatkan diri kita sendiri betapa kita mencintai anak-anak kita.
REPUBLIKA.CO.ID

Makan Terlalu Cepat Ternyata Bikin Anda Gemuk

Narayana 734Percayakah anda jika makan terlalu cepat menyebabkan kegemukan? Temuan penelitian di Selandia Baru mengatakan demikian. Dalam studi terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of American Dietetic Association, para peneliti menemukan bahwa wanita berusia 40-50 yang makan cepat lebih cenderung menjadi gemuk daripada yang makan lambat.
Bahkan, menurut penelitian di Jepang sebelumnya, makan cepat bisa menyebabkan dua kali lipat resiko kelebihan berat badan. Universitas Osaka memantau kebiasaan makan dari 3.000 orang. Mereka menemukan kesimpulan 84 persen laki-laki yang makan cepat, lebih mungkin untuk mengalami kegemukan.
"Makan terlalu cepat membuat otak kita tidak menyadari bahwa perut sudah penuh,"kata  profesor fisiologi metabolik di Universitas Nottingham, Ian McDonald.
Pada saat yang sama, hormon ghrelin yang memberi sinyal ketika perut merasa lapar menurun. "Diperlukan waktu selama 20 menit setelah anda mulai makan, sampai pesan untuk berhenti sampai ke otak. Sederhananya, makan terlalu cepat, dan Anda cenderung memenuhi perut dengan makanan berlebih,” kata McDonald.
Konsultan pencernaan di Klinik London dan Rumah Sakit St Mark di London, David Forecas mengatakan makan terlalu cepat juga meneyebabkan perut kembung. “Banyak udara yang tertelan sehingga perut menjadi tidak nyaman,”kata dia. Menurutnya, orang rata-rata membutuhkan waktu minimal 20 menit untuk makan.
REPUBLIKA

Seksolog: Onani Lebih Sehat dari Sikat Gigi

Narayana 734Aktivitas onani yang biasa dilakukan kaum pria masih menjadi kontroversi. Sebagian kalangan menyebut aktivitas seksual solo tersebut berbahaya. Namun ahli medis menyimpulkan kegiatan onani tidak berbahaya, bahkan lebih sehat dari menyikat gigi setiap hari.
Seorang ahli seksolog klinis, Gloria Brame, mengatakan aktivitas onani merupakan kegiatan alami dan tidak berbahaya. Menurutnya baru terjadi masalah bila dilakukan secara berlebihan sampai menganggu kehidupan sehari-hari.
"Onani merupakan bagian dari kehidupan seks yang sehat. Kegiatan ini aman dan tidak berbahaya. Bahkan lebih sehat daripada Anda menyikat gigi setiap hari," ujar Brame seperti dikutip MensHealth.
Brame berpendapat hubungan seks maupun onani yang teratur akan melatih otot dasar panggul dan mencegah disfungsi ereksi dan inkontinensia. Brame menganjurkan untuk melakukan hubungan seks ataupun onani sebanyak 3 kali hingga 5 kali dalam seminggu.
"Melakukan onani satu jam sebelum berhubungan seks juga memberikan anda kontrol lebih. Onani bisa menjadi ajang seseorang melatih diri agar bisa bertahan lebih lama untuk sampai orgasme," ucapnya.
Sebuah studi pada tahun 2003 di Australia juga menyebutkan bahwa pria yang mengalami ejakulasi lebih dari lima kali setiap minggu, sepertiga lebih kecil kemungkinannya untuk menderita kanker prostat. Sedangkan menurut spesialis terapi hormon, Jennifer Landa, ejakulasi dapat membantu meningkatkan kadar hormon kortisol yang berfungsi meningkatkan kekebalan tubuh.
"Onani dapat memproduksi suasana yang baik untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh," pungkasnya.
TRIBUNNEWS.COM